Janji Trump Berperilaku Manis di Twitter Hanya Berumur Sehari

Presiden terpilih AS, Donald Trump berjanji akan berhati-hati dan bersikap lebih manis dalam menggunakan media sosial, terutama Twitter. Namun sehari setelah mengumbar janji tersebut, Trump melanggarnya.

Dalam wawancara dengan stasiun TV CBS, akhir pekan lalu, seperti dirangkum KompasTekno dari Cnet, Selasa (15/11/2016), Trump berkata, “Saya akan membatasi diri, kalaupun saya akan menggunakannya (Twitter). Saya akan membatasi diri.”

Tapi Trump tetaplah Trump. Hanya sehari setelah mengutarakan janjinya untuk lebih berhati-hati, dia kembali mengunggah pernyataan yang mengundang reaksi di Twitter.

Kali ini, Trump menuding salah satu media besar di AS, The New York Times telah melakukan peliputan yang tidak akurat mengenai “fenomena Trump”. Koran itu disebut Trump tidak laku dan pelanggannya makin berkurang.
Follow
Donald J. Trump ✔ @realDonaldTrump
Wow, the @nytimes is losing thousands of subscribers because of their very poor and highly inaccurate coverage of the “Trump phenomena”
9:16 PM – 13 Nov 2016
33,380 33,380 Retweets 117,327 117,327 likes

Pihak New York Times sendiri membantah tudingan Trump. Media besar di AS itu mengatakan Trump salah dalam menilai data jumlah sirkulasi koran terbarunya. Soal edisi cetak yang tidak banyak terjual, New York Times berdalih itu dikarenakan pelanggan versi digitalnya bertambah.

Pendongkrak popularitas

Donald Trump memang sosok yang kontroversial di Twitter. Presiden terpilh AS ini dikenal seringkali berkicau tentang topik sensitif seperti masalah rasisme sekaligus menyerang berbagai pihak, termasuk lawannya semasa kampanye, Hillary Clinton.

Trump turut mengakui bahwa media sosial telah membantu mendongkrak popularitas dirinya ketika berkampanye. “Saya pikir Anda tak bakal melihat sosok Donald Trump sebagai kandidat (Presiden AS) kalau tidak ada media sosial,” lanjut dia.

Sebanyak 15 juta follower mengikuti akun Twitter milik Trump dengan handle @realDonaldTrump. Pengusaha sekaligus bintang reality show yang akan segera menjadi pemimpin negara adidaya ini diperkirakan memiliki 28 juta pengikut yang tersebar di berbagai platform media sosial.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s